Terhanyut Dalam Buayan Nafsu

terhanyut dalam buayan nafsu dan setan

terlalu menyelam dalam dasar kelalayan hidup

menangis setelahnya melihat reruntuhan rumah yang tlah lama di bangun

menyesal melihat puing-puing rentuhan

seakan tak mampu bangkit dengan semua yang tlah terjadi

berontak dengan keadaan namun hanya akulah yang berbuat

oh… sungguh kesalahan yang membuat ku terperangkap

menolehpun ku tak mampu, melangkah pun ku tak berdaya

sorak teriak tawa kini tak terdengar lagi

hanya sepi dan sendiri

menunggu kabar angin memanggilku

dan membuatku berdiri tegak kembali

ya Allah aku sadar ini perbuatanku

tetesan air mataku seperti tak pantas mengalir di hadapan-Mu

hati ini masih menjerit memanggil nama-Mu

ya Allah berikanlah kemudahan dalam setiap permasalahanku

jangan sampai ku terlena dalam balutan nafsu

Cimahi, 3 Juni 2013

13:35

Cucu Nuraida

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s