Dahulu

dahulu kian jernih
Dahulu kian putih
Dahulu kian indah
Dahulu kian damai

Tak ada lumpur
Tak ada serbuk hitam
Tak ada pandangan kusam,dan
Tak ada kerisauan.

Ini kah garis menuju semuanya?
Ini kan lika liku untuk menuju garis lurus?
Ini kan gelombang yang mesti dilewati?
Ini kah peluru yang siap di tembak kan atau menembak diri sendiri?

Kejam itu bukan lah kesimpulan
Tangisan itu bukan lah Penyelesaian
Penyesalan itu bukan lah akhir
Perbaikan itu lah awal.

Semakin bertambah waktu, semakin bertambah usia, maka semakin banyak noda yang membekas di tubuh.
Siapa duga banyak orang yang tidak menginginkan kematian di waktu masih muda, dahulu saya malah menginginkan meninggal di waktu kecil, karena apa? Karena saya berpikiran bahwa meninggal di waktu kecil itu masuk surga dan dapat menolong orang tua untuk masuk surga pula…..
Semakin besar semakin ku sadari bahwa setiap keinginan tak akan terpenuhi, setiap keinginan bisa terwujud karena kehendakNya. lahir dan mati itu takdir sang Maha Kuasa yang tidak di ubah.

Sobat….. ada kah yang pernah sepemikiran dengan saya ketika masa kecil?…

Selamat pagi sobat…
thanks sudah mau berkunjung dan membaca,… Apa lagi kalau komen,… Thanks bingitttt…. Hhheeee

Cucu N.
Cijeler.
@chu_08

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s